NEWSTICKER

Tag Result:

Serangan Israel Tewaskan 800 Warga Palestina dalam 2 Hari Terakhir

Serangan Israel Tewaskan 800 Warga Palestina dalam 2 Hari Terakhir

Internasional • 11 hours ago

Zionis Israel memperluas serangan ke wilayah Selatan Gaza, Palestina. Dalam kurun waktu dua hari saja, lebih dari 800 warga Palestina dilaporkan tewas akibat serangan Zionis Israel. 

Usai genjatan senjata berakhir pada Jumat, 1 Desember 2023, Zionis Israel langsung membombardir Gaza dalam skala besar tanpa henti. Tank mulai mengepung lokasi-lokasi pengungsian. 

Selain terus meluncurkan rudal-rudal, Zionis Israel juga menculik dan memenjarakan warga Palestina di wilayah Tepi Barat.

Israel juga kembali memerintahkan warga untuk evakuasi ke wilayah selatan, padahal wilayah itu sejak awal serangan juga tak luput dari serangan-serangan rudal Israel. 

Total lebih dari 15.500 warga Gaza Tewas sejak serangan Israel pada 7 Oktober lalu, dengan 70% di antaranya adalah perempuan dan anak-anak. 

Balas Israel, Hamas Kembali Tembakkan Roket

Balas Israel, Hamas Kembali Tembakkan Roket

Internasional • 16 hours ago

Ratusan warga Palestina yang berada di sekitar rumah sakit di Khan Yunis dikejutkan dengan rentetan serangan roket balasan yang dilepaskan pasukan Hamas untuk membalas serangan zionis Israel, Senin malam 4 Desember 2023 waktu setempat. 

Pasukan Hamas menembakkan roket dari Jalur Gaza pada Senin malam ketika militer Israel memperluas serangan darat dan membombardir sasaran di seluruh wilayah yang terkepung. 

Rentetan roket dilepaskan pasukan Hamas saat zionis Israel mulai melakukan penyerangan ke wilayah Gaza Selatan. Sejak gencatan senjata gagal pada Jumat pagi, Hamas mulai menembakkan sejumlah roket ke Israel sebagai aksi balasan. 

Serangan Israel yang meluas membuat ratusan ribu warga Palestina harus kembali bergerak menghindari zona serangan Israel. Sebagian warga sudah mulai mengungsi ke wilayah perbatasan Rafah yang berbatasan dengan Mesir. 

Setidaknya 15.500 warga Palestina telah terbunuh di Gaza sejak 7 Oktober. Di Israel, jumlah korban tewas resmi mencapai sekitar 1.200 orang.

Khan Yunis Kembali Diguncang Serangan Israel

Khan Yunis Kembali Diguncang Serangan Israel

Internasional • 16 hours ago

Rentetan suar dan ledakan mewarnai langit Kota Khan Yunis, Senin malam 4 Desember 2023 waktu setempat. Suara yang berasal dari roket Israel tersebut menargetkan sejumlah wilayah di selatan Gaza. 

Pascaserangan, puluhan mobil membawa korban berdatangan ke Rumah Sakit Nasser. Pihak rumah sakit menyebut, banyak di antara korban merupakan anak-anak. 

Sebelumnya militer Israel menyerukan warga untuk meninggalkan Gaza Selatan usai zionis Israel melakukan perluasan wilayah perang pascagagalnya gencatan senjata pada Jumat pekan lalu. Perang tersebut telah menewaskan ribuan warga Palestina dan membuat lebih dari 3/4 dari 2,3 juta penduduk Gaza kehilangan tempat tinggal. 

Berita terbaru, lebih dari 700 warga Palestina telah terbunuh di Gaza selama 24 jam terakhir. Kabar disampaikan oleh Direktur Jenderal Kantor Media Pemerintah di Gaza mengatakan kepada kantor berita Al Jazeera.

Angka tersebut semakin menambah jumlah korban akibat serangan Israel ke Gaza. Setidaknya 15.500 warga Palestina telah terbunuh di Gaza sejak 7 Oktober. Di Israel, jumlah korban tewas resmi mencapai sekitar 1.200 orang.

Perang Hizbullah-Israel di Perbatasan Lebanon Berlanjut

Perang Hizbullah-Israel di Perbatasan Lebanon Berlanjut

Internasional • 16 hours ago

Konfrontasi antara kelompok bersenjata Hizbullah Lebanon dan Israel di Perbatasan Lebanon-Israel berlanjut ketika Israel membunuh seorang pejuang Hizbullah dalam serangan udara, Sabtu, 2 Desember 2023.

Israel telah melakukan serangan udara di daerah tersebut selama berminggu-minggu. Zionis Israel menghancurkan sejumlah bangunan di al-Jubail yang berjarak sekitar tiga kilometer dari perbatasan.

Dalam serangan tersebut, puluhan warga sipil ikut menjadi korban tewas di tangan zionis Israel. Alih-alih memburu seorang anggota Hizbullah yang diduga berada di lokasi tersebut.

Sehari sebelumnya, dua warga sipil ini merupakan ibu dan anak juga tewas di tangan Israel saat mereka menyerbu wilayah Houla di daerah perbatasan.

Setelah Gencatan Senjata di Gaza Berakhir

Setelah Gencatan Senjata di Gaza Berakhir

Nasional • 3 days ago

Gencatan senjata di Gaza berakhir. Israel sejak Jumat 1 Desember 2023 kemarin kembali melanjutkan operasi militer di wilayah Gaza dan menyerang warga sipil. Padahal sebelumnya Israel sempat bersepakat menambah sehari perpanjangan gencatan senjata sementara dengan kelompok Hamas. 

Upaya yang dilakukan sejumlah pihak untuk memperpanjang masa gencatan senjata sementara di Gaza yang total berlangsung selama 7 hari gagal melahirkan kesepakatan seiring berakhirnya masa perpanjangan gencatan senjata sementara. Tak lama setelah berakhirnya batas waktu perpanjangan gencatan senjata, militer Israel pada Jumat mulai melancarkan serangan ke sejumlah kawasan di Gaza. 

Selain menyerang dengan tembakan artileri dan sejumlah pesawat tempur militer, Israel sebagaimana dilaporkan kantor berita Prancis AFP juga melancarkan serangan dengan pesawat drone. Serangan militer Israel memumpus harapan perpanjangan gencatan senjata sementara selama 7 hari yang memungkinkan dibebaskannya 105 sandera dan 240 tahanan Palestina. 

Sejalan dengan dicapainya kesepakatan perpanjangan sehari masa gencatan senjata, Kamis lalu misalnya, sayap militer Hamas kembali membebaskan sandera. Para sandera yang terlihat sehat ini sempat mengucapkan terima kasih serta salam perpisahan. 

Israel Kembali Gempur 400 Target Hamas di Gaza

Israel Kembali Gempur 400 Target Hamas di Gaza

Internasional • 3 days ago

Pasukan Israel kembali melancarkan serangan militer di Jalur Gaza, Sabtu 2 Desember 2023 waktu setempat. Militer Israel mengatakan, pihaknya telah menyerang lebih dari 400 target Hamas di Gaza sejak gencatan senjata berakhir sehari sebelumnya. 

Ledakan terdengar dan kepulan asap terlihat membumbung dari Jalur Gaza pada Sabtu waktu setempat. Israel menggempur sasaran-sasaran di Jalur Gaza Selatan dalam serangan baru setelah gencatan senjata selama seminggu dengan Hamas. 

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan, sedikitnya 240 warga Palestina telah tewas sejak pertempuran kembali terjadi pada Jumat pagi. 

Serangan Israel difokuskan di daerah Khan Yunis di Gaza Selatan di mana militer menjatuhkan selebaran yang memperingatkan penduduk setempat untuk pergi sehari sebelumnya. 

Pengungsi Palestina Berjuang Hadapi Musim Dingin

Pengungsi Palestina Berjuang Hadapi Musim Dingin

Internasional • 3 days ago

Gaza: Cuaca dingin memperburuk kondisi para pengungsi di Jalur Gaza. Mereka harus mencari kehangatan di tengah penuh sesaknya tenda pengungsian.

Mereka berusaha membuatkan api dengan peralatan seadanya. Selain untuk menghangatkan diri, dan juga untuk memasak.

"Kami berada pada musim dingin, dan seperti yang Anda lihat, situasi kami sangat tragis. Kami tinggal di tenda dengan air hujan yang membasahi kami dan kondisinya sangat keras," ujar Ahmed, salah satu pengungsi, Sabtu, 2 Desember 2023.

Banyak pengungsi Palestina yang telah berjuang. Tidak hanya dengan persediaan makanan dan air yang terbatas, tapi juga keterbatasan dalam cara mereka menyiapkan makanan.

"Kami sekarang memasak di atas api. Mencuci dan memasak dengan cara primitif," kata Salah Zorob, pengungsi lainnya.

"Kami tidak menyangka bahwa kami akan melarikan diri dari rumah kami dan rumah kami hancur," katanya.

Pengakuan Bekas Tawanan Hamas Diperlakukan Baik

Pengakuan Bekas Tawanan Hamas Diperlakukan Baik

Internasional • 3 days ago

Gaza: Gencatan senjata antara Israel dengan Hamas berakhir pada Jumat, 1 Desember 2023, pagi waktu setempat. Salah satu kesepakatannya ialah melepaskan tawanan dari masing-masing pihak.

Hamas melepas 105 tawanan, dengan 20 di antaranya merupakan warga non-Israel. Salah satu tawanan yang dilepas ialah Mia Schem.

Mia mengaku diperlakukan dengan baik oleh Hamas. Para tawanan diperlakukan dengan layak.

"Mereka orang-orang baik. Sangat baik kepadaku. Makanan yang mereka berikan, kebaikannya, semuanya baik," ujar Mia, Sabtu, 2 Desember 2023.

Di sisi lain, Israel membebaskan 240 warga Palestina dari penjara Israel. Selama gencatan senjata, bantuan kemanusiaan juga masuk ke Palestina. Termasuk Gaza.







Israel dan Hamas Saling Tuding Melanggar Gencatan Senjata

Israel dan Hamas Saling Tuding Melanggar Gencatan Senjata

Internasional • 3 days ago

Jakarta: Israel menyalahkan Hamas melanggar kesepakatan gencatan senjata. Menurut Israel, hal itu ditandai dengan rentetan roket dari Gaza menyerang Israel selatan sebelum gencata senjata berakhir pada Jumat, 1 Desember 2023, pagi.

Selain itu, Hamas disebut melanggar kesepakatan lainnya dengan tidak membebaskan para korban penculikan. Israel mencatat masih ada ratusan sandera yang belum dibebaskan.

"Hamas masih secara brutal menyandera 136 sandera. Termasuk 17 perempuan dan anak-anak yang diculik tanpa ampun dari rumah mereka," ujar Jubir IDF Laksda Daniel Hagari, Sabtu, 2 Desember 2023.

Untuk itu, Hagari menegaskan pihaknya sedang menyiapkan rencana peperangan tahap selanjutnya. Ini menjadi peringatan bagi Hamas.

Hamas membalas pernyataan IDF. Mereka menyebut situasi ini memang sangat diinginkan oleh Israel. Mereka hanya ingin berperang dengan bantuan Amerika Serikat (AS)

"Kami salahkan kegagalan kepada dua pihak, yakni Israel dan AS. Kemarin terlihat jelas bahwa pihak israel ingin kembali berperang karena beberapa ide yang diajukan para mediator," kata Jubir Senior Hamas Osama Hamdan.

Hamdan mengeluhkan Israel selalu menyangkal fakta tersebut. Mereka tidak pernah mengakuinya. Padahal, Israel dan AS sepakat untuk melanjutkan operasi penyerangan.

"Ada niat tersembunyi dari Israel yang dibarengi dengan lampu hijau AS. Lalu, pihak Israel kembali melakukan pengeboman di Gaza pagi ini," ucap Hamdan.



Warga Khan Younis Keukeuh Bertahan di Gaza

Warga Khan Younis Keukeuh Bertahan di Gaza

Internasional • 3 days ago

Gaza: Sebagian warga Gaza di Khan Younis memilih bertahan. Mereka tidak mengindahkan imbauan militer Israel agar mengungsi ke wilayah selatan Gaza atau Kota Rafah, Palestina.

"Tidak semuanya ikut mendengarkan," ujar Relawan Mer-C Fikri Rofiul Haq, Sabtu, 2 Desember 2023.

Menurutnya, alasan militer Israel tidak jelas. Imbauan tersebut seakan memaksa warga angkat kaki dari Gaza.

Selain itu, dari informasi yang dia terima, mengungsi ke wilayah selatan juga bukan solusi yang tepat. Sebab, warga juga menjadi sasaran tembak oleh militer Israel.

"Mereka ditembaki dan mereka dilempari bom. Saya masih ingat sekali 70 orang meninggal dan juga 200 lainnya luka-luka," ujar Fikri.

Sebelumnya, militer Israel atau IDF menargetkan 200 tempat yang akan dibumihanguskan. Israel juga menebar selebaran di Khan Younis yang berisi peringatan untuk mengungsi ke selatan hingga kota Rafah yang berbatasan dengan Mesir.

Militer Israel Sasar Wilayah Selatan Gaza

Militer Israel Sasar Wilayah Selatan Gaza

Internasional • 3 days ago

Gaza: Serangan udara pesawat tempur Israel kembali berlanjut pada Jumat, 1 Desember 2023, waktu setempat. Serangan tersebut menewaskan 109 warga Palestina di Gaza. Mayoritas adalah perempuan dan anak-anak.

Serangan terbaru dilancarkan militer Israel ke wilayah Khan Younis, Gaza. Wilayah tersebut terletak di selatan Gaza.

Bangunan permukiman di dekat Rumah Sakit Nazer hancur. Pesawat tempur Israel juga menargetkan bangunan lainnya. 

Militer Israel atau IDF menargetkan 200 tempat yang akan dibumihanguskan. Israel juga menebar selebaran di Khan Younis yang berisi peringatan untuk mengungsi ke selatan hingga kota Rafah yang berbatasan dengan Mesir.

17 Sandera Asal Thailand yang Dibebaskan Hamas Tiba di Bangkok

17 Sandera Asal Thailand yang Dibebaskan Hamas Tiba di Bangkok

Internasional • 3 days ago

17 sandera asal Thailand yang baru-baru ini dibebaskan oleh Hamas telah kembali ke rumah.
Mereka disambut hangat oleh anggota keluarga dan para pejabat Thailand di Bandara Bangkok. Setibanya di bandara mereka mengeningan cipta untuk mengenang 39 warga Thailand yang tewas serangan 7 Oktober lalu.

Salah satu sandera dan satu-satunya wanita di antara mereka tidak dapat menahan air matanya saat dia mengungkapkan rasa terima kasihnya atas upaya yang telah dilakukan untuk mengamankan pembebasan mereka. 

Setelah menghabiskan dua bulan penuh penderitaan tanpa kepastian, para keluarga yang menunggu orang yang mereka cintai di bandara juga diliputi rasa haru.

Perdana Menteri Thailand, Srettha Thavisin menyambut kepulangan tersebut melalui sambungan video. Sementara di bandara Wakil Perdana Menteri Thailand, Parnpree Bahiddha-nukara mengungkapkan kelegaannya karena akhirnya bisa membawa pulang para sandera.

Saat ini enam warga Thailand masih berada di Israel menungu untuk dipulangkan dan sembilan orang lainnya masih ditawan di Jalur Gaza. Pemerintah Thailand telah berjanji bahwa mereka tidak akan meninggalkan sembilan sandera yang tersisa.