NEWSTICKER

Mengonkretkan Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura

26 January 2022 09:26

Meski tampak seperti angin segar, perjanjian ekstradisi buronan (extradition treaty) Indonesia–Singapura bukanlah baru. Empat belas tahun lalu PM Singapura Lee Hsien Loong telah menyaksikannya penandatanganan serupa bersama Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, perjanjian yang dibuat 2007 itu tidak pernah berjalan karena tidak diratifikasi DPR. Maka perjanjian yang dilakukan kini ialah percobaan kedua untuk mengonkretkan perjanjian ekstradisi yang langkah awalnya sudah dirintis sejak 1972.

Kini, nasib perjanjian ekstradisi kembali di tangan DPR. Imbal yang diminta Singapura pun tetap sama, yakni diikutkannya perjanjian kerja sama pertahanan (DCA). Negara tetangga itu meminta penggunaan sebagian wilayah perairan dan udara di sekitar Sumatera dan Kepulauan Riau untuk latihan militernya.